Dasar Hukum Revaluasi aset tetap adalah hal yang tidak diperkenankan dalam standar akuntansi (PSAK 16), kecuali ditentukan berdasarkan ketentuan dari pemerintah. Secara akuntansi revaluasi aktiva tetap diatur tersendiri dalam PSAK No. 16, sedangkan menurut perpajakan didasarkan pada: 1. UU PPh No. 36 tahun 2008 pasal 4 ayat 1 (m). 2. Masa manfaat aktiva dimulai saat produk pertama kali tercipta dan siap untuk diperdagangkan. Biaya penyusutan per periode dapat mengurangi pendapatan kena pajak perusahaan. Baca Juga: Contoh Soal Revaluasi Aktiva Tetap dan Jurnal Pencatatannya. Contoh Soal Pertukaran Aktiva Tetap Tidak Sejenis dan Jawabannya Contoh Soal dan Jurnal Jual Beli Aset Tetap. Contoh soal dan jurnal penjualan aset tetap akan membandingkan antara nilai buku dengan jumlah yang didapatkan perusahaan yaitu kas dan setara kas. Nilai wajar adalah harga sekarang dari aktiva tetap sejenis yang dibeli perusahaan dimasa lalu. Nilai wajar akan dibandingkan dengan biaya perolehan PPN termasuk jenis pajak tidak langsung yang disetor oleh pihak lain. PPN juga dikenakan atas penjualan aktiva perusahaan. 2.2.2 Akuntansi Pajak atas Sewa Aset Tetap Dalam SAK-ETAP yang diatur oleh IAI (2009 : 83 - 88), klasifikasi Sewa adalah sebagai berikut : 1. Sewa pembiayaan atau (Finance lease) Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa Aktiva tetap yang hilang dihapuskan dengan jurnal: [Debit]. Accum Deprec = Rp 666,667 [Debit]. Rugi Kehilangan Aktiva = Rp 15,333,333 [Credit]. Aktiva Tetap (Handycam) = Rp 16,000,000 Kesimpulan: Kerugian diakui sebesar “Nilai Buku” Aktiva Tetap yang hilang. Aktiva Tetap Rusak (Fatal Damaged) & Terbakar (Fire Loss) 6UhYXW3.

contoh soal revaluasi aktiva tetap pajak