Cobaanda renungkan perkataan Abu Isma'il Abdullah bin Muhammad Al Anshori "Pedang dihadapkan kepadaku sebanyak lima kali bukan untuk menyuruhku agar keluar dari keyakinanku, akan tetapi dikatakan kepadaku : "Diamlah dari orang yang menyelisihmu !! aku tetap menjawab "Aku tidak akan pernah diam .."Merasa benar adalah fitrah manusia, buktinya jika engkau bertanya kepada orang yang mengatakan " Jangan merasa benar sendiri" : "Apakah anda merasa benar dengan perkataan tersebut ?tentu ia berkata dipublikasikantanggal 09 Juli 2020kata motivasi jangan merasa sendiri karena ada Allah yang senantiasa menemanisemoga menambah motivasi buat sahabat yang se TikTokvideo from Bandar banned☠️ (@bandarbanned_): "Hai! Adek cookiesbee yg rusuh, cengeng dan dudul, jadilah org yg bisa membanggakan dan bermanfaat utk org yg kamu sayang, Jangan hiraukan apa kata org ttgmu yg tau kamu hanyalah dirimu sendiri bukan org lain. Kami keluarga bandarbanned dan teman"mu sangat menyayangimu dan kmi akan selalu ada utkmu & Jgn takut merasa sendiri yaa, ade Selaridengan firman-Nya dalam surah al-Rad, ayat 28,"dengan mengingati Allah hati akan menjadi tenang.". Ketahuilah bahawa Allah sentiasa ada bersama-sama kita seperti yang tertulis dalam surah al-Baqarah, ayat 186, "Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahawasanya Aku adalah dekat. JANGANMERASA SUCI Allah Ta'ala berfirman: : {فَلَا تُزَكُّوا أَنْفُسَكُمْ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَى} [32: النجم] "Janganlah kamu merekomendasi diri sendiri, Dia yang lebih mengetahui siapa rEHy4. Disadari atau tidak, ketika kita merasa telah mempelajari dan menguasai sesuatu, kita cenderung merasa paling pintar dan menilai orang lain tidak berilmu. Pun demikian ketika kita mempelajari dan memperdalam agama. Ketika kita merasa telah belajar dan menguasai ilmu agama, kita cenderung merasa paling benar dibanding dengan yang lebih parahnya lagi memandang orang lain tidak atau kurang beriman. Merasa diri paling benar, paling suci, paling aman dari dosa, paling beriman atau bahkan paling berhak masuk surga sejatinya merupakan tipu daya setan yang membuat sesuatu yang sebenarnya salah menjadi tampak SWT berfirman dalam surat An Najm ayat 32 yang artinya,“Dan Dia lebih mengetahui tentang keadaanmu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih dalam perut ibumu. Maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.” QS. An Najm 32.Nabi shallallahu alaihi wasallam pun bersabda,“Janganlah menyatakan diri kalian suci. Sesungguhnya Allah yang lebih tahu manakah yang baik di antara kalian.” HR. Muslim.Merasa diri paling benar, paling suci, paling aman dari dosa, paling beriman atau bahkan paling berhak masuk surga adalah beberapa bentuk sikap sombong dalam Islam dan merupakan perbuatan yang sangat dicela oleh Allah itu, umat muslim sangat dianjurkan untuk lebih mengenal dirinya sendiri karena mengenal diri sendiri dalam Islam dapat menghindarkan kita dari berbagai penyakit hati menurut Islam seperti bersifat sombong, riya, ujub, takabur, dan lain surat An Nisa’ ayat 49 Allah berfirman yang artinya,“Apakah kami tidak memperhatikan orang yang menganggap dirinya bersih. Sebenarnya Allah mensucikan siapa yang dikehendaki-Nya dan mereka tidak dianiaya sedikitpun.” QS. An Nisa 49.Sebagai umat muslim, kita harusnya malu karena Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sebagai manusia yang paling sempurna keimanannya sama sekali tidak pernah merasa diri paling benar atau merasa paling karena keimanannya yang sempurna itulah beliau tidak pernah berhenti untuk beribadah kepada Allah manusia yang memiliki banyak kekurangan, ada baiknya umat muslim lebih dapat mengenal diri sendiri atau introspeksi introspeksi diri dalam Islam diantaranya adalah menyadari segala kekurangan yang dimiliki tanpa harus rajin dan sibuk merendahkan orang lain apalagi dibumbui dengan kata-kata bisa jadi orang lain yang direndahkan, dianggap salah, tidak suci, lebih berdosa, kurang beriman, dan dianggap tidak pantas masuk surga menurut “kriteria”-nya sejatinya jauh lebih baik dari Ibnu Qayyim Al-Jauziyah Rahimahullah berkata,“Jika Allah Ta’ala membukakan untukmu pintu memudahkan shalat malam, jangan memandang rendah orang yang tertidur. Jika Allah membukakan untukmu pintu puasa sunnah, janganlah memandang rendah orang yang tidak berpuasa. Dan jika Allah membukakan untukmu pintu jihad, maka jangan memandang rendah orang lain yang tidak berjihad. Sebab, bisa saja orang yang tertidur, orang yang tidak berupasa sunnah, dan orang yang tidak berjihad itu lebih dekat kepada Allah ketimbang dirimu.”Beliau juga berkata,“Sungguh, engkau ketiduran sepanajang malam lalu menyesal di waktu pagi, lebih baik daripada melewati malam dengan ibadah tapi merasa bangga di pagi hari. Itu karena orang yang sombong, amalannya tidak akan naik ke sisi Allah.” Madarij As-Salikin 1/177.Kita harus selalu ingat bahwa ketika jari telunjuk kita arahkan kepada saudara kita yang kita anggap salah, tidak suci, lebih berdosa, kurang beriman, dan dianggap tidak pantas masuk surga sejatinya ada empat jari lain yang mengarah ke diri kita ini menunjukkan bahwa jangan sampai kita rajin dan sibuk melihat dan mengurusi kekurangan orang lain hingga membuat kita lupa berkaca pada diri sendiri yang juga penuh dengan Abu Hurairah, ia berkata,“Salah seorang dari kalian dapat melihat kotoran kecil di mata saudaranya tetapi dia lupa akan kayu besar yang ada di matanya.” HR. Bukhari dalam Adabul Mufrod no. 592, shahih secara mauquf.Dari beberapa dalil di atas dapat disimpulkan bahwa kita tidak diperkenankan untuk bersikap merasa paling benar karena hal itu dapat mengarah pada kesombongan. Kesombongan dalam Islam sendiri merupakan salah satu penyebab munculnya penyakit hati dalam Islam. Di samping itu, perbuatan ini sangat dicela oleh Allah ulasan singkat tentang hukum merasa paling benar. Semoga bermanfaat. Dapatkan Update berita melalui notifikasi browser Anda. Kamis, 15 Juni 2023 Andi Muhammad Senin, 10 Oktober 2022 - 1737 WIB Ustaz Hanan Attaki. Foto Istimewa. Jakarta - Pendakwah milenial Ustaz Hanan Attaki mengatakan, bila seorang hamba-Nya sedang sendiri menghadapi masalah hingga berputus asa, hendaknya kembali mengingat Allah dan memohon bantuan-Nya."Wahai hamba-Ku ma wadaakka rabbuka wa maqala aku sebagai Tuhan-Mu yang memelihara kamu yang menjaga kamu yang menciptakan kamu tidak pernah meninggalkanmu," kata Ustaz Hanan Attaki dalam penggalangan ceramahnya di kanal Hanan Attaki, dikutip Senin 10/10/2022. Ustaz Hanan menegaskan, Allah SWT itu tidak benci kepada hamba-Nya yang tidak merasa putus asa. Dan Allah selalu bersama mereka yang berharap Juga Ustaz Hanan Attaki Batal Tampil di Masjid IstiqlalNamun sebaliknya, jika kita merasa bisa menghadapi masalah sendirian tanpa melibatkan Allah, lantas Sang Khalik pun akan membiarkan hamba-Nya untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. "Tapi kalau kita berharap kepada Allah, Allah nggak pernah mengecewakan siapapun yang berharap dan bergantung kepada-Nya," katanya. Oleh karena itu, kita sebagai hamba Allah sudah semestinya selalu berharap dan mengingat Allah dalam kehidupan. Dan jangan pernah berputus asa, sebab Allah selalu bersama hamba-Nya yang berjuang di dunia dengan melibatkan dan berharap bantuan-Nya.zhd TOPIK TERKAIThidayah allahkekasih allahtausiyahustadz hanan attakiBERITA TERKAIT Kehidupan tempat kita belajar dan berinteraksi juga bersosialisasi. Tak mungkin kita hidup dalam kesendirian. Terus yang lain dianggap apa?? Saat diri merasa sendiri. Dunia terasa sempit. Penuh sesak dan sumpek! Mata berurai hati berprasangka. Pejamkan matamu sejenak. Jernihkan fikiran beningkan hati. Seringkali kita terjebak pada fikiran yang salah. Hingga tindakan dan ucapan pun salah! Saat kamu merasa, orang tak lagi memperdulikanmu.. Tapi ingatlah Allah yang selalu peduli.. Saat kamu merasa sendiri.. Hingga berfikir seolah tak ada lagi orang yang memperhatikanmu.. Tapi ingatlah Allah yang selalu memperhatikanmu… Saat kamu merasa sendiri.. Hingga berfikir tak ada lagi orang yang mau mendengar ceritamu, keluhmu, kesahmu, bahagiamu… Tapi ingatlah Allah yang kan selalu setia Mendengarmu Kapanpun kamu mau! Saat kamu merasa sendiri.. Hingga kamu berfikir orang-orang telah meninggalkanmu.. Tapi ingatlah Allah yang tetap setia menunggumu Yang takkan pernah meninggalkanmu… Kecuali kamu sendiri yang meninggalkan-Nya.. Dia slalu ada untukmu.. Saat kamu merasa sendiri.. Hingga kamu berfikir seolah tak ada yang dapat kita percaya.. Tapi ingatlah Allah, Kita harus tetap percaya Pada-Nya.. Dia selalu memberi kita.. kesempatan untuk memperbaiki segalanya.. Saat kamu merasa sendiri.. Hingga kamu berfikir orang-orang telah mengkhianatimu.. Tapi ingatlah Allah, bahwa Dia tak pernah berkhianat apalagi mendzalimi Hamba-Nya.. Justru terkadang kitalah yang melakukan itu namun Allah selalu mengampuni dan memaafkan.. Saat kamu merasa sendiri.. Karna hati terlalu berharap pada makhluk-Nya Maka, Jangan kecewa bila suatu saat orang yang kamu harapkan tak jua menghampiri.. Atau tak sesuai yang diharap.. Karna manusia memiliki keterbatasan, sementara Allah tidak berbatas.. Jadi berharaplah pada-Nya.. Maka kamu takkan kecewa.. Justru keikhlasan dan kesabaran yang kamu dapatkan! Saat kamu merasa sendiri.. Ingatlah selalu Allah.. Selama diri mengingat-Nya dan hati yakin padaNya.. Maka sepimu tiada! Maka sedihmu sirna! Berharaplah selalu pada Allah! Maka Allah membalasmu dengan Cara terbaiknya! Jadi benar! kita tidak sendiri! Allah bersama kita, jadi apa yang Kita takuti,,,? “Selama kita berserah diri pada-Nya, maka kita tidak sendiri, Semua problema, semoga dapat mendewasakan diri kita untuk lebih baik dan lebih……..lebih…….lebih mendapat Kesabaran” Insya Allah..Aamiin.. “Ya Allah Ya Rabb Beri kami kekuatan tuk Menjalani semua uji Dan Qadha-Mu, Ku yakin, semua itu mengandung hikmah yang terselip, Agar aku senantiasa lebih Mendekat lagi pada-Mu. Rabb, Buanglah semua kebencian ataupun prasangka yang masih menyelimuti hati, Ku tak ingin ya Rabb, Menodai kesucian hatiku karna prasangka dan penyakit hati lainnya, Yang membuat hatiku kelam dan ternoda. Pada-Mu aku berharap.. pada-Mu Aku bersujud.. Bimbinglah aku! Tegarkan aku.. Sabarkan Aku.. Penuhi dengan Cinta ,Rahmat dan Kasih sayang-Mu” Aamiin Allahumma Aamiin.. Back to top button

jangan merasa sendiri ada allah